Momen libur di awal bulan ini tentu disambut hangat oleh masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air. Menariknya, hari libur kali ini jatuh tepat pada hari Senin sehingga menciptakan momen akhir pekan yang panjang atau long weekend.
Kehadiran tanggal merah ini ternyata memiliki makna yang sangat mendalam bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hari libur ini sengaja diperingati sebagai bentuk penghormatan serta pengingat bagi generasi muda akan landasan negara.
Masyarakat diharapkan tidak hanya memanfaatkan hari libur ini untuk sekadar bersenang-senang atau melepas penat. Lebih dari itu, momen ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur yang mengikat persatuan bangsa.
Bagi Sobat Medcom yang ingin mengetahui latar belakang dan makna penting di balik tanggal merah di awal Juni ini, yuk simak penjelasan mengenai landasan hukum beserta sejarahnya berikut ini:
Contents
1 Juni Libur Apa?
Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 1 Juni 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.
Mengutip laman setkab.go.id, ketetapan ini juga diperkuat oleh payung hukum yang lebih tinggi, yaitu Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
Berdasarkan Keppres tersebut, ada tiga poin utama yang menjadi landasan kuat:
Menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Tanggal 1 Juni merupakan hari libur nasional yang berlaku bagi seluruh instansi, lembaga, dan masyarakat luas
Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa dan masyarakat berkomitmen untuk memperingatinya setiap tahun sebagai bagian dari pengarusutamaan Pancasila sebagai panduan dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sebagai bagian dari perayaan ini, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga rutin menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni demi menjaga kelestarian ideologi dari generasi ke generasi.
Sejarah Singkat Lahirnya Pancasila
Mengutip laman Museum Pendidikan Nasional, asal-usul lahirnya Pancasila tidak bisa dilepaskan dari rangkaian peristiwa di tahun 1945, tepatnya saat Jepang mulai terdesak dalam Perang Pasifik.
Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang membentuk Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 April 1945.
BPUPKI kemudian menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Pada hari terakhir sidang tersebut, yaitu 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato legendarisnya yang memperkenalkan lima sila sebagai gagasan dasar negara untuk pertama kalinya, yaitu:
- Kebangsaan Indonesia
- Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
- Mufakat atau Demokrasi
- Kesejahteraan Sosial
- Ketuhanan Yang Maha Esa
Evolusi Rumusan hingga Menjadi Sah
Setelah diperkenalkan oleh Ir. Soekarno , BPUPKI membentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan Pancasila secara lebih rinci. Anggota Tim Sembilan ini terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka, yaitu:
- Ir. Soekarno
- Drs. Mohammad Hatta
- Mr. A. A. Maramis
- Mr. Muhammad Yamin
- Achmad Soebardjo
- Abikoesno Tjokrosoejoso
- Abdul Kahar Muzakkar
- H. Agus Salim
- K.H. Abdul Wahid Hasyim
Hasil kerja keras Panitia Sembilan ini kemudian melahirkan Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945. Namun, karena sempat ada perdebatan mengenai sila pertama dari perwakilan wilayah tertentu, seperti keberatan dari J. Latuharhary mengenai kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, rumusan tersebut disempurnakan kembali.
Akhirnya, setelah melalui berbagai perdebatan pada rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), pada tanggal 18 Agustus 1945, Mohammad Hatta membacakan rumusan final pembukaan UUD. Sila pertama diubah menjadi kalimat yang dikenal sekarang, yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”.
Momen 18 Agustus ini diputuskan sebagai rumusan final dasar negara yang sah sekaligus ditetapkan sebagai Hari Konstitusi berdasarkan Keppres Nomor 18 Tahun 2008. Oleh karena itu, penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia agar senantiasa diperingati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai tanggal 1 Juni libur apa beserta sejarah singkatnya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kamu, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
